
Saham Hong Kong melonjak 375 poin (1,4%) ke 26.405 pada perdagangan Jumat(12/9) pagi, membalikkan pelemahan sesi sebelumnya dan menyentuh level tertinggi lebih dari empat tahun. Reli ini mengikuti penguatan global setelah S&P 500 membukukan rekor penutupan ketiga, didorong lonjakan klaim pengangguran AS yang mempertebal ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pekan depan dan potensi pelonggaran lanjutan hingga akhir tahun.
Secara mingguan, Hang Seng naik sekitar 4%, berpeluang mencatatkan kenaikan dua pekan beruntun. Sentimen juga ditopang laporan bahwa Beijing dapat mengarahkan bank-bank milik negara membantu pemerintah daerah menutup tagihan yang belum terbayar, yang dipandang positif bagi likuiditas.
Meski demikian, kenaikan tertahan oleh kekhawatiran AS bakal membatasi obat-obatan asal Tiongkok dan memperketat pengawasan lisensi untuk obat eksperimental”risiko regulasi yang bisa menekan sektor kesehatan.
Di jajaran emiten, Alibaba Hong Kong melonjak 7% dan Baidu terbang hampir 4% setelah keduanya mulai memakai chip rancangan internal untuk melatih model AI, mengurangi ketergantungan pada Nvidia. Pergerak besar lain: China Hongqiao (+4,6%), XPeng (+2,8%), dan Pop Mart Intl. (+2,7%). (azf)
Sumber: Trading Economics
Saham di Hong Kong melonjak 413 poin, atau 1,6%, menjadi 26.043 pada perdagangan awal hari pertama tahun 2026, pulih dari kerugian pada sesi sebelumnya seiring pasar dibuka kembali setelah libur Tahun...
Hang Seng merosot 224 poin, atau 0,9%, dan ditutup lebih awal di 25.630 pada hari perdagangan terakhir tahun 2025, karena pasar tutup lebih awal menjelang Tahun Baru. Indeks tersebut membalikkan pengu...
Indeks Hang Seng Tech melemah 1% ke level 5.521, menandakan tekanan kembali terasa di saham-saham teknologi Hong Kong pada sesi perdagangan terbaru.Penurunan ini mencerminkan sentimen yang lebih hati-...
Indeks Hang Seng naik 219 poin, atau 0,9%, dan ditutup pada 25.855 pada hari Selasa, membalikkan kerugian sebelumnya dengan kenaikan sektor secara luas. Saham teknologi memimpin reli, naik 1,7% karena...
Hang Seng turun 184 poin, atau 0,7%, untuk ditutup pada 25.635 pada hari Senin, membalikkan kenaikan moderat dari sesi sebelumnya, saat pasar memasuki pekan perdagangan terakhir tahun 2025. Penguatan ...
Dolar Amerika Serikat membuka awal tahun 2026 dengan kondisi lemah pada perdagangan Jumat(2/1). Sepanjang tahun lalu, dolar tertekan oleh banyak mata uang utama akibat menyempitnya perbedaan suku bunga antara AS dan negara lain. Kekhawatiran soal...
Logam mulia membuka Tahun Baru 2026 dengan performa kuat pada perdagangan Jumat. Emas, perak, hingga platinum melanjutkan reli besar setelah mencatat kenaikan luar biasa sepanjang 2025. Ketegangan geopolitik global dan harapan penurunan suku bunga...
Harga perak turun pada perdagangan hari ini, 2 Januari 2026, setelah sempat menguat di awal tahun. Pelemahan ini dipicu oleh penguatan dolar AS dan kekhawatiran pasar terhadap perlambatan ekonomi global, yang membuat minat investor terhadap logam...
Bank Sentral AS (Federal Reserve) setuju untuk memangkas suku bunga pada pertemuan Desember hanya setelah perdebatan yang sangat bernuansa tentang...
Saham-saham Eropa menguat pada hari Selasa (30/12), memperpanjang kenaikan hingga mencapai rekor tertinggi baru.
Indeks pan-Eropa Stoxx 600 ditutup...
Ketegangan geopolitik di Amerika Latin kembali meningkat, terutama terkait Venezuela dan tekanan kebijakan Amerika Serikat. Situasi ini mendorong...
Saham AS mempertahankan momentum yang datar pada hari Selasa, siap menutup tahun relatif dekat dengan rekor tertinggi terbaru, karena pasar menilai...